Sore itu, seperti biasa adalah tugasku untuk menjemput pacarku di salah satu stasiun yang berada di bekasi.
ya,
Bekasi adalah salah satu kota yang ku tempati sekarang ini.. aku berada
disini karna sebuah pekerjaan begitu pula dengan nya. Bekasi kota yang
menyenangkan tetapi juga menjadi kota yang sibuk. Sore itu cuaca di
bekasi tidaklah terlalu baik untuk pergi keluar rumah,hujan deras yang
sudah berlangsung sehari semalam tak kunjung ingin berhenti ,awan
mendung selalu mengelanjuti langit,seakan tak ingin berpisah, jalan -
jalan bahkan sudah tergenang oleh air begitu pula jalan ke arah stasiun.
"aku sudah turun " itulah pesan singkat yang sempat aku baca ketika akan berangkat
" oke.tunggu di stasiun " jawabku singkat
tak
lama,hanya 10 menit kira-kira aku telah sampai di stasiun tempat dimana
dia menungguku,dengan berbekal jas hujan serta motor kesayanganku, tak
kuhiraukan hujan yang terus turun.
aku merindukannya. itulah yang ada dipikiranku saat itu...
aku memarkirkan motor ku segaja tepat berada di depan pintu keluar, supaya lebih gampang dan tak terlalu jauh.
aku
sudah melihatnya, sosok laki-laki sedang berjongkok sambil memegang
handphone kecil putih dan tas hitam miliknya. rasa senang mulai merayap
ke hatiku.
tak perlu menunggu lama,aku langsung menghampirinya.menyapanya dan bertanya keadaannya.
"aku ngantuk,sek" kata dia..
aku
hanya mampu tersenyum sambil mengusap kepalanya.. ya,aku sudah
melihatnya tergambar jelas diwajahnya.dia lelah.. rasa nya ingin sekali
setelah itu aku langsung membawanya ke tempat tinggalku tapi sayang
hujan makin deras dan karna saat itu aku hanya membawa satu jas hujan
yang kupakai sendiri, akhirnya kamipun menunggu berama orang-orang di
stasiun itu...
menunggu membuatku cepat bosan, hujan yang
kian lama kian deras sempat membuatku merasa kecewa.akhirnya ku alihkan
pandangan ku terhadap sekelompok anak laki-laki basah kuyup pembawa
payung, saling tertawa lepas, bersaut sautan meneriakan "payung
buk,pak..payungnya" ya,merekalah si ojek payung itu..
menawarkan
jasa mereka untuk mengantar "kami" yang ingin keluar menuju ke angkutan
umum.aku melihat dan mengamati mereka..mereka terlihat senang,tanpa
beban,bersenda gurau saling berlarian menjemput pelanggan mereka.
saat
itu muncul 2 rasa dihatiku.. yang pertama karna aku berfikir setidaknya
aku lebih beruntung dari pada mereka,karna setidaknya untuk mencari
uang aku tak harus seperti itu, lalu yang kedua adalah aku iri terhadap
mereka karna, meski dalam keterbatasan mereka masih bisa tertawa lepas
bersama teman-teman mereka,bekerja bersama-sama,bergurau dan saling
membantu.. "andai bisa bersama teman teman ku tertawa lepas bersama
saling berbagi kebahagian,pasti menyenangkan" ungkapku dalam hati.
ya,dulu
pernah seperti itu.dulu sekali,,ketika perbedaan masih terasa
menyenangkan dan ketika ucapan tak saling menyakiti. ketika kebersamaan
menjadi satu satunya tujuan untuk membahagiakan,dan ketika ego masih
mampu untuk diselaraskan untuk sebuah keharmonisan.. berbagi dan saling
memberi bukan lah sebuah beban dan bersama bukan juga karna sebuah
keterpaksaan..
"akh,rasanya menyebalkan"ungkap hatiku
kuhembuskan nafasku dan kulihat dia,sedang memandangi air yang turun dari langit, berdiri di depan ku..
Ya,hanya Dia. dan ku bersyukur atasnya..... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar